Puisi "MENGGENGGAM TABAH" || Tentang Hijrah Part 5
Assalamualaikum warahmatullah, Chingu~
Alhamdulillah, ini adalah puisi terakhir tentang hijrah. Kalau sudah baca, jangan lupa ningglain jejak, beri komentar kritik atau saran yah~ Terima kasih untuk setiap pembaca puisi Elfaug :) semoga ke depannya bisa buat puisi yang lebih berkualitas dan menginspirasi.
Oiya, saya juga mau minta maaf.. postingan sebelumnya saya pernah janji mau post cerpen tapi sampai sekarang belum post juga. Ternyata menulis cerpen tidak semudah yang dibayangkan, saya terkendala dengan alur cerita. Bagi saya alurnya harus jelas supaya pembaca mudah memahami dan menangkap perjalanan cerita (cerita tidak bertele-tele). Doakan saja, semoga cepat selesai dan bisa posting secepatnya yah~
Oiya, saya juga mau minta maaf.. postingan sebelumnya saya pernah janji mau post cerpen tapi sampai sekarang belum post juga. Ternyata menulis cerpen tidak semudah yang dibayangkan, saya terkendala dengan alur cerita. Bagi saya alurnya harus jelas supaya pembaca mudah memahami dan menangkap perjalanan cerita (cerita tidak bertele-tele). Doakan saja, semoga cepat selesai dan bisa posting secepatnya yah~
Wassalamualaikum warahmatullah..
Salam hangat,
Elfaug
Menggenggam Tabah
Dalam
malam yang sunyi
Rasanya
benar
Kita
hanya perlu waktu untuk sendiri
Mengadu
jutaan kejujuran di bilik paling tersembunyi
Menangis
sendiri
Sembari
menitikkan nyanyian mistis
Lemah
dan takut hanya menyisakan garis tipis
Kadang
kita perlu menumpahkan segalanya
Perlu
bersedih karena tak bisa menyatukan serpihan bahagia yang ada
Kurasa,
Berpura-pura
tertawa cukup melelahkan bukan?
Siapapun,
juga pernah terluka bukan?
Hanya
saja,
Mereka
cukup pintar untuk menyembunyikan
Menghiasnya
semegah mungkin agar terlihat baik-baik saja
Dengan
hati yang hanya menyisakan ruas
Ya
Allah, aku kembali lagi
Terima
kasih telah memberiku tamparan dan teguran yang begitu tegas
Hingga
aku meyadari
Mereka
mungkin saja menghianati
Tapi
kau tetap ramah menyambut kembali
Polewali, 8.9.17, 12.19 pm
Komentar
Posting Komentar